Ads

Ads

Translate

Sunday, 13 September 2015

MDB Admin [Create and manage Access MDB Databases]

MDB Admin, a free tool to manage MSAccess databases. Build with Delphi 2010, DevExpress, SynEdit and some others components.


Description


-Open a existing database or create a empty file;
-Create, drop or edit tables, views, procedures, indexes and keys;
-Execute SQL commands (DDL and DML);
-Export tables in differents formats (XML, JSON, CSV, SQL);
-Dump a entire MDB database into a SQL file. You can choice the SQL dialect (MSAccess, MSSQL, Oracle, MySQL or PostgreSQL);
-And more.

Added a application called MDBDump, for dump databases via command line. Get it in "Files" tab.






Monday, 24 August 2015

Mempercepat Pengolahan SQL dengan Array DML

Interbase and Oracle tested

Array DML di FireDAC membantu Anda mengambil keuntungan dari mesin database yang mendukung fitur ini dengan mudah.
 Untuk melihat perbedaan dalam kode dan kecepatan, memungkinkan mengeksplorasi contoh sederhana. Contoh menggunakan tabel berikut disebut tes yang berisi dua bidang, Integer dan String.
CREATE TABLE test(Field1 INTEGER, field2 VARCHAR(20))
Cara khas untuk menyisipkan 10000 catatan adalah dengan menggunakan loop, di mana kita memiliki permintaan yang hanya update parameter dan mengeksekusi SQL.


const
  NUM_INSERTS = 10000;

procedure TForm7.Button1Click(Sender: TObject);
var i: integer; t: integer;
begin
  FDQuery1.ExecSQL('DELETE FROM test');
  FDQuery1.SQL.Text := 'INSERT INTO test(field1, field2) values (:field1, :field2)';
  t := GetTickCount;
  FDQuery1.Connection.StartTransaction;
  try
    for i := 0 to NUM_INSERTS-1 do
    begin
      FDQuery1.Params[0].AsInteger := i;
      FDQuery1.Params[1].AsString := 'Str' + IntToStr(i);
      FDQuery1.ExecSQL;
    end;
  finally
    FDQuery1.Connection.Commit;
  end;
  (Sender as TButton).Caption :=  FloatToStr((GetTickCount() - t) / 1000);
end;

Untuk mengubah kode ini untuk menggunakan Array DML, ada sangat sedikit untuk melakukan.
 Pertama, sebelum menetapkan nilai parameter Anda dapat mengatur ukuran dari array yang ingin Anda masukkan. (Anda selalu dapat mengatur ini lebih tinggi yang diperlukan jika Anda tidak yakin)
Setelah ukuran array diatur, ada sedikit modifikasi dengan cara nilai-nilai parameter yang ditetapkan. FireDAC mendukung setter jamak untuk menetapkan setiap record dalam array dinamis. 
Silahkan rubah kode diatas dengan kode dibawah ini.
procedure TForm7.Button2Click(Sender: TObject);
var i: integer; t: integer;
begin
  FDQuery1.ExecSQL('DELETE FROM test');
  FDQuery1.SQL.Text := 'INSERT INTO test(field1, field2) values (:field1, :field2)';
  t := GetTickCount;
  FDQuery1.Connection.StartTransaction;
  try
    FDQuery1.Params.ArraySize := NUM_INSERTS;
    for i := 0 to NUM_INSERTS-1 do
    begin
      FDQuery1.Params[0].AsIntegers[i] := i;
      FDQuery1.Params[1].AsStrings[i] := 'Str' + IntToStr(i);
    end;
    FDQuery1.Execute(NUM_INSERTS,0);
  finally
    FDQuery1.Connection.Commit;
  end;
  (Sender as TButton).Caption :=  FloatToStr((GetTickCount() - t) / 1000);
end;


Jadi apa perbedaan pada run time? Pada PC saya (mesin virtual), menjalankan 10.000 sisipan mengambil 1,014 detik di blok pertama kode, dibandingkan dengan 0,125 detik dengan blok kedua kode.yaitu hanya 12% dari waktu pemrosesan yang asli dan lebih dari 8 kali lebih cepat!


Yang butuh dvd DelphiXE8 bisa japri saya di 085787677544

Saturday, 15 August 2015

[VIDEO] Make your SQL Server Queries Run Faster

Wednesday, 1 July 2015

Maxthon Nitro (Best Browser Ever)


Tuesday, 26 May 2015

METODE AGILE

Metode Agile - Hai sobat kali ini saya akan berbagi mengenai tugas kuliah saya pada matakuliah Rekayasa Perangkat Lunak yaitu tentang metode agile. Apa sih agile.?,

Agile adalah sebuah metode dalam pengembangan atau pembuatan sistem dengan cara cepat, artinya kebutuhan sistem sudah terpenuhi dengan melibatkan client dalam pembuatan softwarenya, sehingga kemungkinan sistem gagal itu sangat sedikit.

Di atas adalah sedikit penjelasan mengenai agile, dan pada dibawah ini saya akan menjelaskan agile secara rinci dengan berupa pertanyaan-pertanyaan yang ada.

Daftar Pertanyaan :


Agile adalah proses pengembangan software yang berkembang pada tahun 1990. kata Agile berarti bersifat cepat, ringan, bebas bergerak, waspada. Metodologi yang dikenal sebagai agile methods ini mengutamakan fleksibilitas terhadap perubahan-perubahan yang terjadi selama pengembangan. Model-model dari agile diantaranya Rational Unified Process (1994), Scrum (1995), Crystal Clear, Extreme Programming (1996), dan Adaptive Software Development, Feature Driven Development, and Dynamic Systems Development Method (DSDM) (1995). Dan pada akhirnya terbentuklah pada tahun 2001 proses pengembangan agile. 

 2. Metodologi Agile


- Analisis Proyek : Menganalisis proyek sistem yang ingin dikembangakan 
- Pengembangan Proyek : Proses pengembangan sistem dilakukan 
- Testing Proyek : Mencoba sistem yang sudah selesai sebelum diberikan kepada client Apabila sistem lulus test dan tidak ada perubahan-perubahan, maka sistem tersebut sudah bisa digunakan oleh client. Sementara apabila masih terjadi perubahan-perubahan maka kembali lagi ke proses awal. 

3. Perbedaan Agile dan Model klasik 


• Metode agile memiliki konsep yang rumit dibandingkan dengan metode klasik
• Metode klasik relatif lebih lama dalam pengerjaan proyeknya dibandingkan dengan model metode agile 
• Resiko kegagalan lebih rendah dibandingkan dengan metode klasik 

4. XP(Extreme Programming) Life Cycle 




- Planning 
Aktivitas planning pada model proses XP berfokus pada mendapatkan gambaran fitur serta fungsi dari perangkat lunak yang akan dibangun. Pada aktivitas ini dimulai dengan membuat kumpulan cerita atau gambaran yang diberikan klien yang kemudian akan menjadi gambaran dasar dari perangkat lunak. 
 - Design 
Aktivitas design dalam pengembangan aplikasi bertujuan untuk mengatur pola logika dalam sistem. Design pada model proses extreme programming menjadi panduan dalam membangun perangka\t lunak yang didasari dari cerita klien sebelumnya. 
 - Coding Proses pengkodean program yang mana XP menerapkan konsep pair programming dimana setiap tugas sebuah modul dikembangkan oleh dua orang programmer. XP beranggapan, 2 orang akan lebih cepat dan baik dalam menyelesaikan sebuah masalah. 
 - Test Tahap dimana sudah dilakukan pengkodean program kemudian dilakukan uji coba terhadap sistem yang sudah selesai. XP menerapkan perbaikan masalah kecil dengan sesegera mungkin akan lebih baik dibandingkan menyelesaikan masalah pada saat akan mencapai tenggat akhir. 

 • Kelebihan XP 
1. Menjalin komunikasi yang baik dengan client. 
2. Meningkatkan komunikasi dan sifat saling menghargai antar developer. 

• Kekurangan XP 
1. Developer harus selalu siap dengan perubahan karena perubahan akan selalu diterima. 
2. Tidak bisa membuat kode yang detail di awal (prinsip simplicity dan juga anjuran untuk melakukan apa yang diperlukan hari itu juga). 

5. Penggunaan XP 

1. Saat kebutuhan sistem selalu berubah-ubah 
2. XP cocok digunakan saat client membutuhkan waktu yang cepat dalam pembuatan sistem. 
3. Proyek dilakukan dengan 2-10 orang dalam 1 tim 

6.Roles of Scrum 

• Product Owner Product Owner bertanggung jawab untuk memaksimalkan nilai dari produk dan hasil kerja dari tim Pengembang. Cara untuk melakukan ini akan beragam di setiap organisasi, Tim Scrum, dan masing-masing individu. Pemilik Produk adalah orang yang bertanggung-jawab untuk mengelola Product Backlog atau daftar keinginan. 
 • Developer Team Tim Pengembang terdiri dari para ahli yang bekerja untuk membangun produk yang telah disusun oleh product owner. Tim Pengembang distrukturisasi dan didukung oleh organisasi untuk mengatur dan mengelola pekerjaannya secara mandiri. Sinergi yang dihasilkan akan meningkatkan efisiensi dan efektifitas dari Tim Pengembang secara keseluruhan. 
• Scrum Master Scrum Master bertanggung jawab untuk memastikan Scrum telah dipahami dan dilaksanakan. Scrum Master membantu setiap pihak untuk merubah interaksi ini untuk memaksimalkan nilai yang dihasilkan oleh Tim Scrum. 

 7. Kelebihan dan kekurangan Scrum 

• Kelebihan - Keperluan berubah dengan cepat - Tim berukuran kecil sehingga melancarkan komunikasi, mengurangi biaya dan memberdayakan satu sama lain - Pekerjaan terbagi-bagi sehingga dapat diselesaikan dengan cepat - Dokumentasi dan pengujian terus menerus dilakukan setelah software dibangun - Proses Scrum mampu menyatakan bahwa produk selesai kapanpun diperlukan 
• Kelemahan - Waktu proyek tidak jelas - Cost yang tidak akurat - Developer harus selalu siap dengan perubahan karena perubahan akan selalu diterima. 

 8. Penggunaan Scrum 

• Keperluan berubah dengan cepat 
• Tim programmer sedikit, yaitu 5-9 orang 
• Pelanggan tidak terlalu paham dengan apa yang diinginkan 

 9. Scrum life cycle 

• Backlog Daftar keinginan sesuai dengan kebutuhan produk 
• Sprint Backlog Sprint Backlog adalah sekumpulan dari item Product Backlog yang telah dipilih untuk dimasukkan ke dalam Sprint dan rencana untuk menyelesaikan potongan produk dan merealisasikan tujuan Sprint. 
• Burndown Chart Grafik untuk memperkirakan kemajuan proyek 
• Sprint Sprint adalah periode waktu selama pekerjaan tertentu yang harus diselesaikan dan siap untuk diulas. 
• Planning Sprint Perencanaan sprint dilakukan untuk memastikan rencana apa saja yang akan dilakukan 
• Sprint Review Proses dimana sprint sudah selesai dilakukan, dan nantinya akan diadakan pertemuan dengan pengguna. 
• Sprint restropective Proses dimana Tim Scrum akan langsung bertemu untuk membahas apa lagi yang

Wednesday, 20 May 2015

Delphi Dev. Shell Tools Kini Sudah Support RAD Studio XE8


Bisa didownload disini secara direct DOWNLOAD

Sunday, 17 May 2015

XE7 Mobile Tutorials

Best Post This Year

Install Fortesreport community Delphi 7 dan RX Berlin

Download  Pertama2 kita harus punya file installernya terlebih dahulu, download  https://github.com/fortesinformatica/fortesrepo...

Total Pageviews

© 2014 Fajar Priyadi. WP themonic converted by Bloggertheme9. Published By Gooyaabi Templates | Powered By Blogger
TOP